Satu Helai Rambut Tiba-tiba Keriting, Perlukah Khawatir?

Jakarta, Friends Festival Indonesia

Pernah menemukan satu atau dua helai

rambut

yang tiba-tiba berbeda dari rambut lainnya? Di antara rambut yang lurus, misalnya, ada satu helai yang terasa lebih kasar, melengkung,

keriting

, atau seperti terpilin.

Kondisi ini terkadang ditemukan di area kulit kepala yang terasa gatal. Lantas, apakah perubahan bentuk rambut dan rasa gatal tersebut saling berkaitan?

Belum tentu. Perubahan bentuk rambut dan rasa gatal pada kulit kepala dapat terjadi karena penyebab yang berbeda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rambut bisa tiba-tiba berubah bentuk

Salah satu kondisi yang dapat membuat batang rambut terlihat terpilin disebut pili torti. Kondisi ini terjadi ketika batang rambut menjadi lebih pipih dan berputar pada porosnya sehingga bentuknya tampak tidak beraturan.

Melansir

Journal of Clinical Medicine

, pili torti dapat muncul sejak lahir atau berkembang kemudian. Kondisi yang didapat juga dapat berkaitan dengan sejumlah gangguan pada kulit kepala dan rambut.

Penelitian lain yang dimuat dalam

Journal of Dermatological Science

menemukan bahwa perubahan bentuk rambut menjadi melengkung dapat berkaitan dengan perubahan pada bentuk folikel rambut. Folikel yang tidak simetris dapat membuat batang rambut tumbuh dengan bentuk yang berbeda.

Artinya, menemukan satu helai rambut yang tiba-tiba keriting tidak otomatis berarti ada penyakit. Perubahan tersebut bisa saja terjadi secara lokal pada folikel atau batang rambut.

Kenapa kulit kepala bisa ikut gatal?

Jika disertai rasa gatal, penyebabnya justru bisa berasal dari kondisi kulit kepala. Sejumlah masalah dapat menyebabkan kulit kepala gatal, mulai dari ketombe atau dermatitis seboroik, dermatitis akibat produk rambut, psoriasis, kulit kepala kering, kutu, hingga peradangan pada folikel rambut.

Psoriasis pada kulit kepala, misalnya, dapat menyebabkan rasa gatal. Penelitian juga menyebut keluhan tersebut dapat dialami hingga 80 persen pasien psoriasis kulit kepala.

Karena itu, jika satu helai rambut terasa berbeda dan bagian kulit kepala di sekitarnya juga gatal, belum tentu rambut tersebut yang menyebabkan rasa gatal. Bisa saja terdapat kondisi tertentu pada kulit kepala atau folikel rambut.

Jika hanya ada satu helai rambut yang keriting tanpa keluhan lain, kondisi tersebut biasanya belum cukup untuk menunjukkan adanya masalah tertentu. Namun, perubahan rambut perlu lebih diperhatikan jika disertai gatal yang menetap, kemerahan, sisik atau ketombe berlebihan, luka, benjolan, rambut mudah patah, atau kerontokan.

Dokter kulit dapat memeriksa kondisi kulit kepala dan folikel secara lebih detail. Salah satu pemeriksaan yang dapat dilakukan adalah trikoskopi untuk melihat kondisi rambut dan kulit kepala.

Jadi, satu helai rambut yang tiba-tiba keriting belum tentu menjadi pertanda penyakit. Jika perubahan tersebut disertai rasa gatal, kemerahan, sisik, atau kerontokan, kondisi kulit kepala secara keseluruhan justru lebih penting untuk diperhatikan.

(anm/tis)

Baca lagi: Tawuran di Manggarai, KRL Bogor-Jakarta Cuma Sampai Stasiun UI

Baca lagi: FOTO: Desa Wisata Wae Rebo Ditutup Sementara Imbas Gempa NTT

Baca lagi: Pertama Kalinya, Pendorong Roket China Berhasil Mendarat Vertikal

2 Responses

  1. Tulisan yang sangat nyaman dibaca dan memberikan banyak manfaat. Informasi yang disampaikan cukup lengkap, tetapi tetap sederhana sehingga mudah dimengerti. Saya jadi mengetahui beberapa hal baru setelah membaca artikel ini. Terima kasih sudah berbagi. Jangan lupa mengunjungi nusantara88 link alternatif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: