
Daftar Isi
Capsule wardrobe bukan berarti semua harus basic
1. Foto outfit selama 30 hari
2. Lihat pakaian yang paling sering dipakai
3. Pisahkan pakaian musiman
4. Kurasi pakaian yang tidak pernah dipakai
5. Pastikan pakaian utama terlihat
6. Gunakan media sosial sebagai referensi gaya, bukan alasan belanja
7. Coba kombinasi baru dari barang lama
Jakarta, Friends Festival Indonesia
—
Tren
fesyen
cepat sekali berubah. Ada saja gaya dan item
pakaian
baru yang bermunculan. Belum lagi ketika item itu dipakai
influencer
atau kreator konten favorit.
Rasanya seperti ada dorongan kecil untuk segera
check out
sebelum ketinggalan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Padahal untuk terlihat
fashionable
tidak selalu berarti harus punya
outfit
baru. Kadang, masalahnya bukan karena baju terlalu sedikit, melainkan karena isi lemari tidak benar-benar dikenali.
Konsep
capsule wardrobe
bisa menjadi salah satu cara untuk mulai melihat ulang isi lemari. Bukan dengan buru-buru membeli baju
basic
baru, bukan juga mengganti semua isi lemari menjadi warna netral.
Content creator
bidang
fashion
, Cempaka Asriani, mengatakan
capsule wardrobe
pada dasarnya adalah koleksi pakaian yang kecil dan ringkas.
“Biasanya kalau dalam
capsule wardrobe
itu terdiri dari 30-40
pieces of clothing
yang terdiri dari atasan, bawahan,
dress, outerwear,
tas, dan sepatu,” kata Cempaka kepada
Friends FestivalIndonesia.com,
Kamis (21/5).
Jumlah itu tidak termasuk pakaian dalam, baju tidur, baju olahraga, atau aksesori seperti topi, anting, hijab, dan sejenisnya.
Capsule wardrobe bukan berarti semua harus
basic
Bagi Cempaka, salah satu anggapan yang sering muncul dan kurang tepat adalah
capsule wardrobe
harus berisi pakaian netral, polos,
basic,
dan aman. Lemari yang dibayangkan biasanya penuh warna putih, hitam, beige, blazer, kemeja rapi, dan celana bahan.
”
Sebenernya
itu salah satu bisa dibilang mungkin mitos kali, ya. Karena kita selalu membayangkan kalau
capsule wardrobe
tuh
segalanya harus netral and
basic
,” katanya.
Menurut dia,
capsule wardrobe
baru akan berguna jika disesuaikan dengan gaya personal masing-masing orang. Isi lemari seorang pekerja kantoran tentu bisa berbeda dengan mahasiswa, ibu rumah tangga, pekerja kreatif, perempuan berhijab, atau orang yang banyak beraktivitas di luar ruangan.
“Padahal sebenarnya,
capsule wardrobe
itu hanya bisa berguna kalau disesuaikan lagi ke gaya personal masing-masing orang,” ujarnya.
Menurut wanita yang juga akademisi
fashion
itu, warna netral bukan kewajiban. Motif, warna cerah, atau potongan tertentu tetap bisa masuk ke dalam
capsule wardrobe
selama memang cocok dengan pemiliknya dan benar-benar dipakai.
Ia juga menilai, banyak orang merasa tidak punya baju karena sebenarnya belum memahami gaya personalnya sendiri. Dari situ, Cempaka membagikan sejumlah cara agar seseorang tetap bisa terlihat
fashionable
dengan pakaian yang sudah ada.
Berikut tujuh cara tetap
fashionable
meski dengan stok baju seadanya.
1. Foto outfit selama 30 hari
Menurut Cempaka, salah satu cara paling sederhana adalah mengambil swafoto berpakaian selama 30 hari dan menyimpannya dalam satu folder di ponsel.
“Kalau belum paham
nih
gaya personalnya seperti apa, coba
mirror selfie
dulu 30 hari. Terus
masukin
folder, nanti keliatan deh preferensinya seperti apa, mulai terbaca
personal style
-nya kayak apa,” kata Cempaka.
Dari sana, biasanya mulai terlihat pola pakaian yang paling sering dipakai, warna yang paling nyaman digunakan, hingga gaya yang paling sesuai dengan aktivitas sehari-hari.
2. Lihat pakaian yang paling sering dipakai
Setelah melihat pola berpakaian, seseorang biasanya mulai sadar ada beberapa item yang terus dipakai berulang kali. Menurut Cempaka, pakaian-pakaian itulah yang sebenarnya sudah menjadi inti
capsule wardrobe
.
“Mulai kelihatan juga barang-barang apa yang selalu
on heavy rotation
. Jadi kayak sepatu yang sering dipakai misalnya, atau kayak jaket yang selalu dipakai, itu akan kelihatan,” ujarnya.
“Yang pertama itu udah masuk ke dalam kategori
capsule wardrobe
. Karena biasanya itu barang yang sering kita pake,” lanjutnya.
3. Pisahkan pakaian musiman
Setelah itu, pakaian bisa mulai dipilah menjadi beberapa kelompok, salah satunya pakaian musiman (
seasonal
) atau pakaian yang masih dipakai sesekali, tetapi tidak digunakan sehari-hari.
Misalnya pakaian olahraga tertentu, baju liburan musim dingin, atau
outfit
acara khusus. Menurutnya, pakaian seperti ini tetap bisa disimpan, tetapi diletakkan di bagian lemari yang tidak terlalu mudah dijangkau agar pakaian harian tetap lebih terlihat.
4. Kurasi pakaian yang tidak pernah dipakai
Sementara untuk pakaian yang sudah lama tidak dipakai, Cempaka menyarankan agar barang tersebut mulai dikurasi.
Pakaian yang tidak lagi cocok, tidak nyaman dipakai, atau hampir tidak pernah keluar dari lemari bisa dijual, didonasikan, atau diberikan kepada orang lain. Sebab, lemari yang terlalu penuh justru sering membuat seseorang merasa tidak punya baju.
5. Pastikan pakaian utama terlihat
Pakaian yang sering dipakai harus mudah terlihat dan dijangkau. Sebab, banyak pakaian akhirnya terlupakan karena tertumpuk di bagian bawah lemari.
“Semua baju yang kita punya tuh harus terlihat. Jadi ga nyangkut di dalam lemari bagian bawah,” ujarnya.
Ketika pakaian terlihat jelas, seseorang juga akan lebih mudah memadupadankan
outfit
yang dimiliki.
6. Gunakan media sosial sebagai referensi gaya, bukan alasan belanja
Sebenarnya media sosial tetap bisa membantu mencari inspirasi berpakaian. Namun, fokusnya bukan membeli barang yang sama, melainkan mencari ide
styling
dari pakaian yang sudah dimiliki.
“Konten-konten di media sosial tuh sekarang seru-seru banget, bisa ngasih banyak referensi. Tapi emang harus dicoba-coba aja, mana yang
actually works
, mana yang enggak,” katanya.
7. Coba kombinasi baru dari barang lama
Satu baju sebenarnya bisa dipakai dengan banyak cara. Hanya saja, banyak orang belum terbiasa mencoba kombinasi baru.
“Kadang tuh kita nggak sadar atau nggak tahu bahwa satu baju tuh bisa dipakai beberapa kali, beberapa cara, lebih karena kita tuh nggak terbiasa melakukannya,” ujarnya.
Padu-padan juga tidak harus selalu ekstrem. Kadang, cukup mengganti bawahan,
outer
, atau sepatu sudah bisa memberi tampilan berbeda pada pakaian yang sama.
”
Sometimes it just takes like an action of mix and
match
aja. Kadang benar-benar cuma memadupadankan aja barang-barang yang tadinya mungkin kombinasinya kita enggak pernah
lakuin
,” kata Cempaka.
Selain mencoba
mix and match
, ia juga menyebut
personal color analysis
dan memahami bentuk tubuh bisa membantu seseorang menemukan warna atau siluet pakaian yang lebih cocok.
Tetap modis tidak selalu harus datang dari baju baru. Kadang, ia justru dimulai ketika seseorang berhenti merasa harus terus membeli, dan mulai mengenali ulang pakaiannya sendiri.
(fef/fef)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Pertamax Rp16.250, Ingat Jangan Coba-coba Campur Pertalite
Baca lagi: Iran Klaim Hancurkan 21 Aset AS di Timteng, Termasuk Hanggar Jet F-35
Baca lagi: Trailer The Bear Season 5, Carmy Kembali Selamatkan Restoran



8 Responses
Konten yang sangat menarik dan edukatif. Saya berharap ada lebih banyak artikel seperti ini ke depannya https://curation.masternewmedia.org/p/366957741/2011/08/12/what-do-social-media-curation-and-curling-have-in-common .
Artikel yang sangat baik dengan informasi yang akurat dan mudah dipelajari oleh pembaca https://curation.masternewmedia.org/p/4001070589/2013/05/05/wordpress-curation-workflow-resources-and-tips-from-nathan-weller .
Artikel https://anja-kroschka.de.tl/%3Cfont-color%3D-g-%23FF0000-g-%3Eumfrage%3C-s-font%3E.htm?uid=1 memberikan banyak pengetahuan baru yang dapat menambah wawasan dan memperluas cara pandang pembaca.
Artikel ini sangat menarik dan memberikan banyak wawasan yang bermanfaat bagi para pembaca. Informasi yang disampaikan sangat jelas dan mudah dipahami sehingga membuat proses belajar menjadi lebih menyenangkan. Terima kasih telah menghadirkan konten berkualitas seperti ini. Jangan lupa mengunjungi https://pxhere.com/da/photographer/4083056.
cobain main di situs genting138 salah satu situs slot gacor terpercaya. akses genting138 sekarang. slot depo qris 5k
Terima kasih atas informasinya, ulasan di atas sangat membantu saya memahami topik ini. Kebetulan saya juga menjumpai https://issuu.com/bong88living yang mengupas bahasan sejenis dengan mendetail.
Artikel yang sangat menarik untuk dibaca di waktu luang. https://www.encyclopedia.com/social-sciences-and-law/political-science-and-government/political-science-terms-and-concepts/communism
Senang menemukan artikel yang berkualitas seperti ini. https://socrates.acadiau.ca/courses/span/home/links/links_mid.html