
Jakarta, Friends Festival Indonesia
—
Memasuki hari ketiga
Jakarta X Beauty
(JXB) 2026, area pameran dipadati para jastiper yang berburu produk titipan pelanggan dari berbagai daerah.
Dengan koper, troli, hingga tas belanja besar, para jastiper berpindah dari satu booth ke booth lain untuk mengejar promo, stok terbatas, hingga pesanan yang masuk lewat grup atau live shopping.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lutfa Desi (34) sudah dua hari berturut-turut membuka jasa titip di JXB tahun ini. Ia berangkat dari Cikarang dan tiba sebelum pukul 09.30 WIB agar bisa masuk lebih awal sebagai pemegang tiket Platinum.
“Saya dari Cikarang, sekitar 50 menit kalau enggak macet. Stand by sebelum 09.30 karena Platinum masuk duluan,” kata Lutfa kepada
Friends FestivalIndonesia.com
, Sabtu (4/7)
Menurut Lutfa, promo yang ditawarkan berbagai brand membuat pesanan terus berdatangan dari pelanggan di berbagai daerah.
“Alhamdulillah order banyak. Booth juga banyak, promonya menarik. Yang pesan dari seluruh Indonesia,” ujarnya.
[Gambas:Video Friends Festival]
Dalam sehari, Lutfa mengaku bisa meraih omzet mendekati dua digit. Ia menawarkan daftar promo kepada pelanggan, melakukan live shopping, lalu membagikan foto produk ke grup sebelum pembeli menentukan pesanan.
Banyaknya barang membuat satu koper saja tidak cukup.
“Satu koper enggak cukup. Jadi bolak-balik ke parkiran. Saya datang berdua sama adik, besok juga masih lanjut jastip,” katanya.
Cerita serupa datang dari Dindev (30), yang sudah membuka jasa titip sejak JXB tahun lalu. Tahun ini, ia kembali datang untuk memenuhi pesanan skincare, parfum, hingga body care.
Dalam sehari, Dindev dan adiknya bisa menangani sekitar 200 pesanan. “Per hari sekitar 100 order, berdua sama adik saya,” ujarnya.
Dindev mengatakan keuntungan jasa titip bergantung pada jumlah dan jenis produk yang dibeli pelanggan. Ia menyebut omzetnya bisa mencapai belasan juta rupiah per hari.
“Bisa double digit, bisa belasan,” katanya.
Sementara Natalia (30) mengaku salah satu produk yang paling banyak dititipkan pelanggan justru bukan skincare atau makeup, melainkan pembalut.
“Yang rame justru pembalut. Agak repot, tapi seru juga,” katanya.
Natalia biasanya menyiapkan modal sekitar Rp2 juta per hari. Meski mengaku masih jastiper skala kecil, ia bisa meraih keuntungan sekitar Rp1 juta dalam sehari.
“Kalau saya masih kecil. Modal sekitar Rp2 juta sehari, untungnya bisa sekitar Rp1 jutaan,” ujarnya.
Fenomena jastip menjadi salah satu warna tersendiri di Jakarta X Beauty setiap tahun. Di tengah ramainya pengunjung, para jastiper melihat pameran kecantikan ini sebagai peluang usaha.
(anm/chri)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: BP Tapera-GoTo Siapkan KPR DP Nol Persen Bagi Driver Ojol
Baca lagi: 5 Rekomendasi Film Akhir Pekan, Minions and Monsters dan ALPHA
Baca lagi: Janice Tjen vs Kasatkina di Babak 2 Wimbledon 2026




19 Responses
Mantap ulasannya, langsung pada intinya dan nggak bertele-tele! Kebetulan kemaren saya sempet mampir ke http://akhmadiinkhotkhon-1.ub.gov.mn/?p=1986, di sana juga ada pembahasan yang sangat relevan sama topik ini.
Terima kasih sudah membagikan artikel yang informatif seperti ini. Buat yang ingin melihat sudut pandang lain, saya juga menemukan http://fatcow.com/blog/?p=1682 yang cukup menarik.
Wah, gila sih penjelasannya clear banget! Btw, kemaren gw juga nemu referensi tambahan di https://activepages.com.au/profile/epicureannycom bahasannya mirip-mirip dan oke juga buat dibaca.
Setuju 100%! Memang bener banget poin-poin yang disampein. Buat nambah literasi, mampir juga ke https://adfam.org.uk/forums/users/smlmnplr/ ya, bahasan mereka juga oke punya.
Ngebantu banget penjelasannya, mantap! Sekalian share aja, buat kalian yang butuh materi serupa bisa cek https://adfam.org.uk/forums/users/smllrnes/ saya dapet banyak info juga dari sana.
Terima kasih atas informasinya, ulasan di atas sangat membantu saya memahami topik ini. Kebetulan saya juga menjumpai https://kldp.org/node/60930 yang mengupas bahasan sejenis dengan mendetail.
Alur penjelasannya sangat logis dan sistematis.https://www.coinbase.com/en-pt/converter/sex/inr
Pemaparan dalam artikel ini sangat terstruktur dan menambah wawasan saya secara signifikan. Sebagai referensi komparatif, tautan https://kldp.org/comment/254327 juga menyajikan kajian yang selaras dan patut untuk disimak.
Penulis telah berhasil menetapkan sebuah standar emas (gold standard) dalam hal penulisan artikel analisis komprehensif https://www.warriorforum.com/main-internet-marketing-discussion-forum/1429597-affiliate-marketing-high-ticket-not.html
Wah, saya nggak pernah kepikiran sampai ke situ sebelumnya.https://www.coinbase.com/it/converter/sex/sgd
Gak pernah kecewa setiap kali baca artikel dari penulis ini.https://www.coinbase.com/en-gb/converter/sex/bhd
Informasi di sini sangat akurat dan terpercaya.https://www.gate.com/ar/price/solidex-sex
Saya berharap akan ada pembahasan lanjutan mengenai topik ini. Sambil menunggu, saya juga mengunjungi https://wiki.ubc.ca/Course:FNH200/2011w_Team15_Cheese.
Keren artikelnya, penyampaiannya asik dan bikin gampang nangkep maksudnya. Buat nambah-nambah referensi, website https://kldp.org/comment/259038 juga ngobrolin topik yang persis kayak gini.
Penulis tidak sekadar memaparkan fenomena, melainkan mengajak kita menyelami kebijaksanaan di baliknya https://revive-cbd-gummies-official-website.webflow.io/
Ada kedalaman makna yang tersirat di setiap transisi paragraf, menunjukkan kematangan berpikir sang penulis https://coursework.uma.ac.id/index.php/ekonomi/about/aboutThisPublishingSystem
Keren banget artikelnya, nambah insight baru hari ini. Buat kawan-kawan yang kepo soal topik ini, coba mampir juga ke https://kldp.org/comment/228355 deh, lumayan nambah wawasan.
Penulis sangat peka terhadap sisi psikologis pembaca, membuat argumen-argumen yang disampaikan terasa sangat personal sekaligus universal https://bresdel.com/blogs/391925/https-www-facebook-com-Buy-Lord-Jones-CBD-Gummies-Official
Keren ulasannya! Singkat, padat, jelas. Bagi temen-temen yang pengen tahu lebih detail, web https://kldp.org/comment/352087 juga punya artikel yang relate banget.